www.AlvinAdam.com

Berita 24 Gorontalo

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ikan Paus Pembunuh Terlihat Empat Kali di Perairan Gorontalo

Posted by On Sabtu, Juni 02, 2018

Ikan Paus Pembunuh Terlihat Empat Kali di Perairan Gorontalo

Ikan Paus Pembunuh Terlihat Empat Kali di Perairan Gorontalo Reporter:

Antara

Editor:

Tulus Wijanarko

Sabtu, 2 Juni 2018 06:45 WIB
Paus Orca, atau yang dikenal juga dengan istilah paus pembunuh meloncat ke udara setinggi 4,5 meter saat sedang berburu seekor lumba-lumba. Mamalia seberat 8 ton ini sudah mengejar mangsanya selama 2 jam. Dailymail.co.uk

Paus Orca, atau yang dikenal juga dengan istilah paus pembunuh meloncat ke udara setinggi 4,5 meter saat sedang berburu seekor lumba-lumba. Mamalia seberat 8 ton ini sudah mengejar mangsanya selama 2 jam. Dailymail.co.uk

TEMPO.CO, Gorontalo - Paus orca (Orcinus Orca) atau ikan paus pembunuh setidaknya empat kali terlihat berada di perairan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, sejak Januari hingga bulan Mei. Salah seorang nelayan Botubarani, Arfan Ali, mengaku melihat paus orca melintas di perairan Desa Botubarani.

"Saat itu saya sedang membawa dua orang turis mancanegara dan seorang pemandu, lalu tiga ekor paus orca melintas pada tanggal 26 Maret di sekitar lokasi wisata Hiu Paus," kata Arfan, Kamis, 31 Mei 2018.

Ia mengaku, pada 22 Mei lalu, tiga ekor puas orca kembali terlihat, dua ekor berukuran besar dan satu ekor berukuran sekitar tiga meter.

Peneliti paus orca, Verrianto Madjowa, menjelaskan, kemunculan mamalia laut di perairan Gorontalo terjadi pada Februari, Maret, dan Mei. "Di Botubarani, paus pembunuh ini men yusur di pinggiran pantai berjarak 350 meter dari pasang tertinggi. Tanggal 22 Mei tiga paus pembunuh melintas di Botubarani," katanya.

Paus pembunuh dengan nama lokal “paupausu” itu juga terlihat pada 26 Maret. Tiga ekor terlihat di Botubarani dan Kurenai. "Sementara pada bulan Februari, paus pembunuh muncul tanggal 7 di Botubarani dan tanggal 23 di Lopo-Kayubulan, Batudaa Pantai," kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) itu.

ANTARA

Artikel lain: Bertambah, Jumlah Spesies Burung Khas Indonesia

Lihat Juga

Terkait
  • Selain Paus Pembunuh, Ini 8 Hewan Bisa Bicara Bahasa Manusia

    Selain Paus Pembunuh, Ini 8 Hewan Bisa Bicara Bahasa Manusia

    5 Februari 2018
  • Hebat, Paus Pembunuh Bisa Berbicara Bahasa Manusia

    Hebat, Paus Pembunuh Bisa Berbicara Bahasa Manusia

    2 Februari 2018
  • Rekomendasi
  • 4 Hal Dibalik Tingginya Minat Orang Indonesia Berwisata ke Jepang

    4 Hal Dibalik Tingginya Minat Orang Indonesia Berwisata ke Jepang

    3 jam lalu
  • Singa   pore Airlines dan 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia Lainnya

    Singapore Airlines dan 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia Lainnya

    17 jam lalu
  • Uniknya Yekaterinburg, Saksi Bisu Kisah Kaisar Terakhir di Rusia

    Uniknya Yekaterinburg, Saksi Bisu Kisah Kaisar Terakhir di Rusia

    1 hari lalu
  • Di Taman Nasional Pollino Ini Ditemukan Pohon Tertua di Eropa

    Di Taman Nasional Pollino Ini Ditemukan Pohon Tertua di Eropa

    2 hari lalu
  • Foto
  • Intip Upacara Ritual Pemakaman Masyarakat Hindu Tengger

    Intip Upacara Ritual Pemakaman Masyarakat Hindu Tengger

    1 hari lalu
  • Wisatawan Padati Pantai Maya Bay Jelang Ditutup Sementara

    Wisatawan Padati Pantai Maya Bay Jelang Ditutup Sementara

    1 hari lalu
  • Serunya Tamasya Jelajahi Bangkai Kapal di Perairan Peru

    Serunya Tamasya Jelajahi Bangkai Kapal di Perairan Peru

    3 hari lalu
  • Aksi Menantang Kompetisi Mengejar Keju di Bukit Curam

    Aksi Menantang Kompetisi Mengejar Keju di Bukit Curam

    3 hari lalu
  • Video
  • Selamatkan Penyu Cacat

    Selamatkan Penyu Cacat

    4 hari lalu
  • Xin-Xin, si Imut Panda Raksasa Betina di Meksiko

    Xin-Xin, si Imut Panda Raksasa Betina di Meksiko

    6 hari lalu
  • Kunjungi Tiga Tempat ini!

    Kunjungi Tiga Tempat ini!

    7 hari lalu
  • Museum Apung di Tebing Karst Menarik Perhatian Publik

    Museum Apung di Tebing Karst Menarik Perhatian Publik

    13 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Di Jalur Mudik, Tandai 4 Kuliner Legendaris di Sepanjang Pantura

  • 2

    Singapore Airlines dan 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia Lainnya

  • 3

    Sail Saleh Moyo Tambora 2018 Dimeriahkan 17 Kegiatan

  • 4

    Seribu Anak Yatim dan Dhuafa Berma in Angklung di Ocean Dream Samudra

  • 5

    Bertambah, Jumlah Spesies Burung Khas Indonesia yang Ditemukan

  • Fokus
  • Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Waras

    Jadi Ganjalan Opini WTP, Begini Nasib Lahan RS Sumber Waras

  • Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara

    Kasus First Travel, Aset Disita hingga Hukuman 20 Tahun Penjara

  • Kontroversi Kenaikan THR PNS, Pemerintah Harus Waspadai Hal Ini

    Kontroversi Kenaikan THR PNS, Pemerintah Harus Waspadai Hal Ini

  • Hukuman Bercanda Bawa Bom dan Pembuka Paksa Jendela Lion Air

    Hukuman Bercanda Bawa Bom dan Pembuka Paksa Jendela Lion Air

  • Terkini
  • Ikan Paus Pembunuh Terlihat Empat    Kali di Perairan Gorontalo

    Ikan Paus Pembunuh Terlihat Empat Kali di Perairan Gorontalo

    2 jam lalu
  • Bertambah, Jumlah Spesies Burung Khas Indonesia yang Ditemukan

    Bertambah, Jumlah Spesies Burung Khas Indonesia yang Ditemukan

    2 jam lalu
  • 4 Hal Dibalik Tingginya Minat Orang Indonesia Berwisata ke Jepang

    4 Hal Dibalik Tingginya Minat Orang Indonesia Berwisata ke Jepang

    3 jam lalu
  • Sail Saleh Moyo Tambora 2018 Dimeriahkan 17 Ke   giatan

    Sail Saleh Moyo Tambora 2018 Dimeriahkan 17 Kegiatan

    19 jam lalu
  • Singapore Airlines dan 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia Lainnya

    Singapore Airlines dan 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia Lainnya

    20 jam lalu
  • Di Jalur Mudik, Tandai 4 Kuliner Legendaris di Sepanjang Pantura

    Di Jalur Mudik, Tandai 4 Kuliner Legendaris di Sepanjang Pantura

    23 jam lalu
  • Pengalaman Trinity ke Israel, Penjual Suvenir Berbahasa Indonesia

    Pengalaman Trinity ke Israel, Penjual Suvenir Berbahasa Indonesia

    1 hari lalu
  • Lima Agenda Festival Budaya Sepanjang Juni 2018

    Lima Agenda Festival Budaya Sepanjang Juni 2018

    1 hari lalu
  • Berkunjung ke Israel, Ini Tempat Liburan Favorit Orang Indonesia

    Berkunjung ke Israel, Ini Tempat Liburan Favorit Orang Indonesia

    1 hari lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Frantinus Nirigi Bisa Dihukum 8 Tahun Penjara Akibat Candaan Bom

    Frantinus Nirigi yang mengaku membawa bom di dalam pesawat Lion Air, ia diancam 8 tahun penjara. Sebanyak 10 kasus serupa terjadi sepanjang Mei 2018.

    Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »