www.AlvinAdam.com

Berita 24 Gorontalo

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

5 Benda Antariksa Ini Pernah Jatuh di Indonesia

Posted by On Senin, April 02, 2018

5 Benda Antariksa Ini Pernah Jatuh di Indonesia

5 Benda Antariksa Ini Pernah Jatuh di Indonesia Reporter:

Moh Khory Alfarizi

Editor:

Amri Mahbub

Senin, 2 April 2018 16:03 WIB
'Kendi' Antariksa Jatuh di Agam

'Kendi' Antariksa Jatuh di Agam

TEMPO.CO, Jakarta - Benda antariksa kian banyak jatuh di bumi, termasuk Indonesia. Tak hanya satu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) setidaknya mencatat ada lima benda antariksa yang pernah jatuh ke Indonesia.

Baca juga: Inila h Foto-foto Luar Biasa 9 Galaksi di Antariksa

Berikut ini daftarnya, seperti dilansir dari laman LAPAN.

1. Roket Cosmos-3M milik Rusia di Gorontalo
Pada 26 Maret 1981, tepat pukul 20.13 Wita, di Gorontalo, Indonesia kejatuhan benda antariksa. Benda tersebut merupakan bagian dari motor roket Cosmos-3M atau Space Launcher 8 (SL-8) milik Rusia.

Sebelum jatuh, benda tersebut mengorbit di ketinggian 190-199 kilometer. Satelit yang diluncurkan pada 1 November 1979 itu berfungsi sebagai penginderaan jauh untuk penelitian laut dan permukaan bumi serta untuk meluncurkan Interkosmos 20.

2. Roket Soyus A-2 milik Rusia di Lampung
Setelah motor roket Cosmos-3M, bagian satelit milik Rusia, roket Soyus A-2 atau Space Launcher 4 (SL-4), juga pernah jatuh di Lampung pada 16 April 1988. Satelit yang berfungsi sebagai mata-mata militer itu jatuh tepat pukul 10.24 WIB.

Selain sebagai mata-mata militer, satelit yang dil uncurkan pada 11 April 1988 itu berfungsi sebagai peluncur satelit Cosmos 1938. Satelit ini dibuat Commonwealth of Independent States (CIS), yang merupakan persemakmuran negara-negara merdeka (mantan Uni Soviet).

Baca juga: Misteri Antariksa: Ada 219 Planet Mirip Bumi

3. Roket CZ-3A milik Cina di Bengkulu
Seorang petani asal Bengkulu menemukan pecahan roket CZ-3A milik Cina pada 14 Oktober 2003. Sebelum penemuan tersebut, pada sore harinya, 13 Oktober 2003, terdengar suara ledakan di arah barat laut, yang disertai dengan getaran layaknya gempa.

Roket yang berfungsi sebagai satelit komunikasi tersebut diluncurkan pada 29 November 1994. Sebelum jatuh, benda tersebut mengorbit di ketinggian 136-853 kilometer. Di Bengkulu, satelit itu diperkirakan jatuh pada pukul 16.36 WIB.

4. Roket FALCON 9 R/B milik Amerika di Sumenep
FALCON 9 R/B adalah roket milik Amerika Serikat yang jatuh di Sumene p, Madura, Jawa Timur, pada 26 September 2016, pukul 09.26 WIB. Roket tersebut berfungsi untuk meluncurkan satelit komunikasi JCSAT 16 milik Jepang.

Roket besutan Space-X ini diluncurkan pada 14 Agustus 2016 di Cape Canaveral Air Force Station, Florida. Serpihan roket yang jatuh di Sumenep tersebut adalah bagian atas roket, sementara serpihan lain jatuh lebih dulu di Samudra Atlantik.

5. Roket tingkat 3 CZ-3A milik Cinadi Maninjau
Masyarakat di Maninjau, Sumatera Barat, dikejutkan dengan temuan benda yang berasal dari sampah antariksa. LAPAN menduga benda tersebut berasal dari bekas roket tingkat 3 CZ-3A dengan nomor katalog NORAD 31116 milik Cina.

Serpihan roket tersebut jatuh pada 18 Juli 2018, sekitar pukul 09.00 WIB. Roket tersebut merupakan roket 3 tingkat untuk pengorbit satelit di ketinggian gestasioner. Roket CZ-3A diluncurkan dari Xichang Satellite Launch Center, Cina, pada 13 April 2007 dengan membawa satelit navigasi BeiDou M1.

Baca juga: Baju Antariksa NASA Bakal Dilengkapi Toilet

Simak artikel menarik lain tentang jatuhnya benda antariksa hanya di kanal Tekno Tempo.co.

Terkait
  • Viral, Foto Pulau Jawa dan Bali Ini Diambil dari Antariksa

    Viral, Foto Pulau Jawa dan Bali Ini Diambil dari Antariksa

    8 jam lalu
  • Hotel Antariksa akan Meluncur 2021, Jangan Kaget dengan Tarifnya

    Hotel Antariksa akan Meluncur 2021, Jangan Kaget dengan Tarifnya

    37 hari lalu
  • Baju Antariksa NASA Bakal Dilengkapi Toilet

    Baju Antariksa NASA Bakal Dilengkapi Toilet

    40 hari lalu
  • Rusia Akan Menawarkan Spacewalk bagi Turis Antariksa pada 2019

    Rusia Akan Menawarkan Spacewalk bagi Turis Antariksa pada 2019

    58 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Bikin Robot Raksasa seperti di Pacific Rim: Uprising, Mungkinkah?

    Bikin Robot Raksasa seperti di Pacific Rim: Uprising, Mungkinkah?

    9 jam lalu
  • Badan Antariksa Cina Pastikan Tiangong-1 akan Tebakar di Atmosfer

    Badan Antariksa Cina Pastikan Tiangong-1 akan Tebakar di Atmosfer

    10 jam lalu
  • Lapan Pastikan Indonesia Aman dari Serpihan Tiangong-1

    Lapan Pastikan Indonesia Aman dari Serpihan Tiangong-1

    14 jam lalu
  • Catat, Ini Tanggal Rilis OPPO F7 di Indonesia

    Catat, Ini Tanggal Rilis OPPO F7 di Indonesia

    4 hari lalu
  • Foto
  • Canggihnya Robot Pemain Basket Buatan Toyota

    Canggihnya Robot Pemain Basket Buatan Toyota

    4 hari lalu
  • Perdana, Boeing 787-10 Dreamliner Dikirim ke Singapore Airlines

    Perdana, Boeing 787-10 Dreamliner Dikirim ke Singapore Airlines

    5 hari lalu
  • Robot Nakula Beri Selamat SBY Terima Gelar Kehormatan

    Robot Nakula Beri Selamat SBY Terima Gelar Kehormatan

    9 hari lalu
  • Kumpulan Senjata-senjata Antik dari Abad ke-16 Hingga 18

    Kumpulan Senjata-senjata Antik dari Abad ke-16 Hingga 18

    9 hari lalu
  • Video
  • Saat Satelit Komersial Cina Pertama Meluncur ke Angkasa

    Saat Satelit Komersial Cina Pertama Meluncur ke Angkasa

    1 hari lalu
  • Ini Penampakan Vivo V9

    Ini Penampakan Vivo V9

    4 hari lalu
  • Mata Palsu untuk Anak Indonesia

    Mata Palsu untuk Anak Indonesia

    11 hari lalu
  • Dioperasikan Pengolah Air Kotor Jadi Layak Pakai di Lokasi Banjir

    Dioperasikan Pengolah Air Kotor Jadi Layak Pakai di Lokasi Banjir

    16 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Viral, Foto Pulau Jawa dan Bali Ini Diambil dari Antariksa

  • 2

    Badan Antariksa Cina Pastikan Tiangong-1 Terbakar di Atmosfer

  • 3

    Lapan Pastikan Indonesia Aman dari Serpihan Tiangong-1

  • 4

    Ini Prediksi Ilmuwan Soal Tiangong-1 Satelit Cina Jatuh di Eropa

  • 5

    Bikin Robot Raksasa seperti di Pacific Rim: Uprising, Mungkinkah?

  • Fokus
  • Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

    Menanti Gebrakan Gatot Nurmantyo Setelah Pensiun

  • Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

    Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

  • 27 Makarel Kaleng Bercacing,  Ketegasan Pemerintah Ditunggu

    27 Makarel Kaleng Bercacing, Ketegasan Pemerintah Ditunggu

  • Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

    Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharam kan

  • Terkini
  • Facebook Gandeng Media untuk Program Cek Fakta

    Facebook Gandeng Media untuk Program Cek Fakta

    4 jam lalu
  • Vivo V9 di Indonesia Pakai Snapdragon 450, Ini Alasannya

    Vivo V9 di Indonesia Pakai Snapdragon 450, Ini Alasannya

    5 jam lalu
  • Badan Antariksa Eropa ESA Uji Parasut Raksasa untuk Misi Mars

    Badan Antariksa Eropa ESA Uji Parasut Raksasa untuk Misi Mars< /h2> 5 jam lalu

  • Bocoran Duo Vivo Y71 Muncul di Daftar TENAA

    Bocoran Duo Vivo Y71 Muncul di Daftar TENAA

    6 jam lalu
  • 5 Benda Antariksa Ini Pernah Jatuh di Indonesia

    5 Benda Antariksa Ini Pernah Jatuh di Indonesia

    6 jam lalu
  • Sebagian Besar dari Tiangong-1 Terbakar Saat Masuk Atmosfer Bumi

    Sebagian Besar dari Tiangong-1 Terbakar Saat Masuk Atmosfer Bumi

    6 jam lalu
  • Samsung Galaxy Note 9 akan Dirilis Juli 2018?

    Samsung Galaxy Note 9 akan Dirilis Juli 2018?

    7 jam lalu
  • Viral, Foto Pulau Jawa dan Bali Ini Diambil dari Antariksa

    Viral, Foto Pulau Jawa dan Bali Ini Diambil dari Antariksa

    8 jam lalu
  • Robot Pacific Rim: Uprising dan 4 Teknologi Fiksi di Dunia Nyata

    Robot Pacific Rim: Uprising dan 4 Teknologi Fiksi di Dunia Nyata

    9 jam lalu
  • Bikin Robot Raksasa seperti di Pacific Rim: Uprising, Mungkinkah?

    Bikin Robot Raksasa seperti di Pacific Rim: Uprising, Mungkinkah?

    10 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pilpres 2019, Elektabilitas Prabowo Subianto Saingi Jokowi

    Sejumlah lembaga survei menyatakan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, masih cukup tinggi untuk maju dalam Pilpres 2019.

    Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »