www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Memahami Legalisasi Dokumen Asing dalam Pilkada Kota Gorontalo

Posted by On Rabu, Januari 31, 2018

Memahami Legalisasi Dokumen Asing dalam Pilkada Kota Gorontalo

Memahami Legalisasi Dokumen Asing dalam Pilkada Kota Gorontalo - image IMG-20180130-WA0013 on https://www.cakrawala.co

Oleh: Rickiyanto J. Monintja, SH

Dewasa ini, salah satu pembahasan yang menarik dan patut untuk dikaji adalah tentang legalisasi dokumen asing yang akan dipergunakan di Indonesia. Apa yang dimaksud dengan legalisasi dan dan siapa pihak yang berwenang untuk melakukan legalisasi. Arti legislasi adalah pengesahan, sedangkan dalam konteks yang lebih luas serta memiliki unsur lintas negara (internasional) maka sesuai dengan (poin 68) Lampiran Peraturan Menteri Luar Negeri RI Nomor 09/A/KP/XII/2006/01 legalisasi artinya pengesahan terhadap dokumen dan hanya dilakukan terhadap tanda tangan dan tidak mencakup kebenaran isi dokumen. Setiap dokumen Indonesia yang akan dipergunakan di negara lain atau dokumen asing yang akan dipergunakan di Indonesia perlu dilegalisasi oleh instansi yang berwenang.

Selanjutnya menurut Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Pelayanan Kekonsuleran, “Dokumen asing yang akan dipergunakan di Indonesia harus dilegalisasi terlebih dahulu oleh Perwakilan RI di luar negeri atau Perwakilan Asing di Indonesia.” Dalam redaksi tersebut frasa kata “atau” tentu bermakna alternatif yang berarti pilihan di antara dua atau beberapa kemungkinan, sehingga dapat dipahami bahwa legalisasi yang dilakukan oleh Perwakilan RI di luar negeri ataupun oleh Perwakilan Asing di Indonesia telah memenuhi unsur “harus” yang dimaksud, dan sesuai, sebab dalam sebuah kedutaan yang sejatinya adalah perwakilan diplomatik dengan tugas dan fungsinya juga terdapat atase yang membidangi hal tertentu, misalnya atase pendidikan yang merupakan kesatuan perwakilan diplomatik. Atase pendidikan d i sebuah kedutaan pada umumnya bertugas untuk membantu kepala perwakilan diplomatik (Duta Besar) dalam menyelenggarakan kegiatan tugas di bidang pendidikan.

Baca Juga Setya Novanto Kembali Mangkir Sidang e-KTP

Apabila uraian di atas dihubungkan dengan sebuah topik terkait Pemilukada Kota Gorontalo, yakni tentang persyaratan pencalonan salah satu bakal calon yang kemudian menghadirkan anggapan bahwa tidak sesuai wewenang pihak yang melegalisasi atau tidak sah salah satu dokumen yang dilegalisasi oleh pihak Kedutaan Besar Australia di Jakarta dengan dasar Pasal 41 Ayat (1) PKPU Nomor 5 Tahun 2017 “Fotokopi Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), yang telah dilegalisasi oleh instansi yang berwenang, sebagai bukti pemenuhan persyaratan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf c.” Dalam redaksi Pasal tersebut terdapat unsur tentang legalisasi oleh instansi yang berwenang namun tidak dijelaskan secara jelas tentang instansi yang berwenang tersebut, juga tidak t erdapat penjelasan Pasal. Demikian pula jika ditelisik melalui Pasal 51 Ayat (1) “Pengesahan fotokopi ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang diperoleh dari sekolah luar negeri dilakukan oleh kepala sekolah yang bersangkutan dan/atau instansi yang menyelenggarakan urusan pendidikan”, Ayat (3) “Pengesahan fotokopi ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang diperoleh dari sekolah asing di luar negeri dilakukan oleh pejabat yang berwenang di instansi yang menyelenggarakan urusan pendidikan.” Berdasar uraian tersebut tidak adanya penjelasan yang terang tentang pihak berwenang untuk melegalisasi dan ketika dikaitkan dengan penjelasan sebelumnya maka pihak kedutaan besar (perwakilan diplomatik) di Indonesia tentu dapat serta berwenang untuk melakukan legalisasi dokumen asing (dari negara bersangkutan) yang akan digunakan di Indonesia serta terkait sah atau tidaknya tentu adalah ranah pengadilan yang sesuai unsur normatif dalam PKPU.

Baca Juga Anda Masih Nganggur? Bersi aplah Jadi Pendamping PKH Kemensos

***Penulis Alumnus International Law (ILC FH UNG)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar

Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »