www.AlvinAdam.com

Berita 24 Gorontalo

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pangdam XIII Periksa Kesiapan Yonif 715 Motuliato

Posted by On Rabu, Desember 20, 2017

Pangdam XIII Periksa Kesiapan Yonif 715 Motuliato

Pangdam XIII Periksa Kesiapan Yonif 715 Motuliato

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito melakukan pemeriksaan kesiapan Batalyon Infanteri (Yonif) 715 Motuliato

Pangdam XIII Periksa Kesiapan Yonif 715 MotuliatoISTIMEWAPangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito melakukan pemeriksaan kesiapan Batalyon Infanteri (Yonif) 715 Motuliato, di Mayonif 715/Motuliato, Kolonino, Gorontalo (19/12/2017).

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito melakukan pemeriksaan kesiapan Batalyon Infanteri (Yonif) 715 Motuliato, di Mayonif 715/Motuliato, Kolonino, Gorontalo (19/12/2017).

Hal itu dilaksanakan dalam rangka penugasan operasi pengamanan perbatasan (Pamtas) RI -RDTL.

Pangdam XIII Mdk dalam Sambutannya mengatakan, gelar kesiapan pasukan ini merupakan satu upaya Komando untuk mengecek dan memastikan sejauh mana kesiapan Satgas Yonif 715/Motuliato untuk menjalankan tugas negara, yakni menjaga dan mengamankan perbatasan darat Indonesia â€" Timor Leste di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Segenap Prajurit Motuliato yang saya banggakan. Perbatasan darat Indonesia â€" Timor Leste merupakan salah satu titik rawan yang harus dikontrol dengan sebaik-baiknya guna menjaga martabat dan harga diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan cinta damai," ujar dia.

Lebih lanjut dikatakan pangdam, banyak warga Timor, baik yang warga negara Indonesia dan tinggal di bagian Timur Pulau Timor maupun yang berkewarganegaraan Timor Leste di bagian Barat Pulau Timor, yang masih merasa bahwa mereka adalah satu keluarga, satu suku bangsa, namun terpaksa berbeda kewarganegaraan.

Hal ini tentunya mengundang berbagai kera wanan yang mungkin tidak disadari oleh mereka, baik yang berkaitan dengan bidang pertahanan, hukum, ekonomi maupun keamanan.

"Dari berbagai permasalahan di atas, yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah kemungkinan terjadinya penyelundupan senjata api, narkoba, pelintas batas ilegal, illegal logging dan pemindahan patok batas negara serta mereka yang mempunyai agenda tertentu yang mungkin dapat mengganggu stabilitas keamanan dalam negeri Indonesia," ujar pangdam..

Pangdam mengatakan terkait dengan hal tersebut di atas, Komando Atas telah mempercayakan tugas mulia negara untuk menjaga dan mengamankan perbatasan darat RI â€" RDTL kepada Prajurit Yonif 715/Motuliato.

"Oleh karena itu saya sungguh berharap bahwa kalian, para Prajurit Motuliato, dapat menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Tunjukkan bahwa kalian adalah Prajurit Kodam XIII/Merdeka yang dapat diandalkan untuk menjalankan tugas negara dengan penuh semangat dan dilan dasi sikap disiplin yang tinggi. Siapkan fisik dan mental kalian dengan baik, karena setiap perorangan harus benar-benar siap bertugas," ujar pangdam.

Kata pangdam, bagaimana pun juga, kesiapan satuan untuk melaksanakan tugas berawal dari kesiapan para prajuritnya, dan jangan pernah bosan/berhenti berlatih, sehingga kemampuan kalian tetap ter-pelihara dengan baik.

"Siapkan segala kebutuhan yang diperlukan, agar kalian nanti tidak malah menyulitkan warga yang tinggal di sana. Manfaatkan waktu yang ada secara maksimal sebelum berangkat untuk meleng-kapi segala sesuatu yang dibutuhkan nantinya di tempat tugas. Kepada Danbrigif 22/Otamanasa, koor-dinasikan terus secara intensif dengan para Kabalak Dam XIII/Merdeka terkait Alkap satuan dan perorangan Satgas Yonif 715/Motuliato yang akan digunakan dalam menjalankan tugas Ops Pamtas Darat RI â€" RDTL agar tidak terkendala dengan hal-hal yang bersifat non teknis," ujar pangdam.

Asops Kasdam XIII/Mdk Kolon el Inf Moh Mahmud Suharto Amir memeriksa secara fisik di lapangan dengan menggelar semua perlengkapan Satuan tersebut, untuk selanjutnya menjadi bahan laporan ke komando atas dan kesiapan menerima Kunjungan dari Mabesad dan Mabes TNI.

Apel kesiapan Yonif 715/Mtl diawali dengan paparan Danyon 715/Mtl kepada Pangdam XIII guna mengetahui sejauh mana perlengkapan dan personil satuan tersebut dihadapkan dengan tugas-tugas diperbatasan nantinya.

Hadir juga dalam kunjungan tersebut, Asops Kasdam XIII/Mdk, Katopdam XIII/Mdk, Kapaldam XIII/Mdk, Danbrigif 22/OM, Wakahubdam XIII/Mdk, Wakakesdam XIII/Mdk, Danyon 715/Mtl.

Penulis: Handhika Dawangi Editor: Aldi_Ponge Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Bikin Terkecoh! Wanita Cantik Ini Dikira Karakter Animasi, Ternyata Manusia Asli Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »