www.AlvinAdam.com

Berita 24 Gorontalo

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Koarmatim 1 sang juara ajang Indonesia Power Boat Race II 2017

Posted by On Rabu, Desember 20, 2017

Koarmatim 1 sang juara ajang Indonesia Power Boat Race II 2017

Penyerahan piala pemenang di ajang Indonesia Power Boat Race II. Foto-ist

LENSAINDONESIA.COM: Indonesia Power Boat Race II nampak meriah di Dermaga Madura Koarmatim Surabaya. Kompetisi yang memperebutkan tiket menuju PON XX dan ajang International F1 H2O ini disaksikan ribuan penonton yang sekaligus mengunjungi kegiatan Naval Base Open Day.

Gelaran kali ini diikuti 11 tim boat dari Aceh (F1 Zaghali) , Jateng (AVENIER), Gorontalo (Maju Bangkit Indonesia Grup), Manggarai Barat (AMPAS BOAT) â€" Sulawesi Utara â€" tondano (GMHF Tech ), Jawa Timur (Javanese Boat â€" surabaya dan laskara madura ), Koarmatim 1,2 dan 3 dan satu satunya dari perguruan tinggi yakni dari Jurusan Tek nik Perkapalan Univ Muhammadiyah Gresik.

Kejuaran ini dibuka Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasal Laksamana Muda (Laksda) Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M. sebab untuk race di final mempertandingkan 4 boat berasal dari Aceh (F1 Zaghali) , Gorontalo (Maju Bangkit Indonesia Grup), KOARMATIM 1 dan KOARMATIM 3.

Di putaran pertama, Maju Bangkit langsung memimpin urutan terdepan di susul oleh Koarmatim 3, Koarmatim 1 dan F1 Zaghali. Namun, menginjak di putaran kedua, Maju Bangkit mengalami macet pada mesinnya. Lalu di putaran ketiga, Koarmatim 3 juga mengalami macet pada mesin sehingga di akhir putaran merebut catatan waktu 4 menit 12 detik dengan total jarak tempuh 6 km.

Koarmatim 1 meraih juara pertama, Juara II diduduki oleh F1 Zaghali Boat (Aceh), Lalu Juara III diraih oleh Koarmatim 3. Sedangkan, di Kelas Slalom sebagai Juara I Koarmatim 2, Juara II Koarmatim 1, Juara III Koarmatim 3.

“Dalam kompetisi Indonesia PowerBoat II kali ini menggunakan mesin 40 HP, diharapkan untuk tahun depan kompetisi seperti ini menggunakan mesin dengan tenaga lebih besar serta didukung oleh industri pabrikan mesin,” ujar Asrena Kasal Laksamana Muda (Laksda) Arusukmono Indra Sucahyo dalam keterangan tertulis yang diterima Lensaindonesia.com, Selasa (19/12/2017).

Sebab sebelumnya, lanjut Kasal, sejak penyelenggaraan pertama, belum adanya dukungan dari pabrikan mesin. Padahal, setiap tahunya tak kurang 30.000 mesin motor tempel ini dibeli oleh masyarakat Indonesia.

“Kompetisi ini sebetulnya sangat memungkinkan membawa nama Indonesia menjadi pabrikan no 1 di industri kapal dunia melalui kejuaraan dunia F1H2O, sebuah ajang balapan powerboat yang setara dengan kejuaraan Formula 1 di darat,” tegas Kasal.@Rel-Licom

Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »