www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bayi Terpapar HIV Tertinggi di Jawa Timur

Posted by On Sabtu, November 25, 2017

Bayi Terpapar HIV Tertinggi di Jawa Timur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) mengungkap jumlah bayi yang terpapar Human Immunodeficiency Virus (HIV) positif selama 2013 hingga 2017 terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sekretaris KPAN Mohamad Subuh mengatakan, jumlah bayi dengan HIV positif sebenarnya di 34 provinsi atau seluruh wilayah Tanah Air.
"Tetapi bayi dengan HIV positif paling banyak ada di Jatim dengan jumlah 523 bayi," katanya saat ditemui Republika.co.id, di ruang kerjanya, di Jakarta, Rabu (22/11).
Kemudian di peringkat kedua ada provinsi Jawa Tengah (Jateng) dengan 387 bayi HIV positif. Kemudian Papua dengan 383 bayi HIV positif dan Jawa Barat dengan 336 bayi HIV positif. Kemudian, DKI Jakarta 297 bayi positif HIV, dan provinsi Jambi 149 bayi positif HIV.
Di peringkat bawah berikutnya, adalah Papua Barat 143 positif HIV, Bali 141 bayi HIV positif, Kepulauan Riau 95, Sumatr a Utara 90 bayi positif, Kalimantan Timur 82 bayi positif HIV. Bangka Belitung 71 bayi positif HIV, Kalimantan Barat 68, Sulawesi Selatan 67, Sumatra Selatan 65 bayi positif HIV. "Kemudian Lampung ada 60 bayi HIV positif, Banten 56 bayi HIV positif, Kalimantan Tengah 54 bayi HIV positif, Yogyakarta 53 bayi positif, Sumatra Barat 49 bayi positif HIV," ujarnya.
Provinsi yang paling sedikit terdeteksi bayi dengan HIV positif adalah Gorontalo yang hanya memiliki dua bayi positif HIV. Ia menyebut, di Indonesia penularan HIV terbanyak terjadi melalui hubungan seksual berisiko seperti berganti-ganti pasangan. Kemudian penggunaan jarum suntik bersamaan, seperti narkoba jarum suntik, dan penularan HIV dari ibu ke anak.
Pria yang juga Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini menambahkan,organisasi kesehatan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO) memperkirakan angka prevalensi kasus HIV di Indonesia sebanyak 660 ribu. Namun, kasu s HIV secara kumulatif sejak dilaporkan 1987 baru terungkap sekitar 220 ribu kasus HIV.
"Jumlah kasus HIV dan AIDS yang dilaporkan setiap tahun terus meningkat. Hal ini seiring dengan semakin banyaknya layanan kesehatan yang dapat memberikan layanan terkait HIV/AIDS, seperti tes HIV dan pemberian obat anti retroviral (ARV)," ujarnya.

Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »