Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme

Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme Koran Sindo Rabu, 29 November 2017 - 13:34 WIB Lima Dae...

Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme

Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme

Koran Sindo

Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme
Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme. (SINDOphoto).
A+ A- JAKARTA - Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) mengungkapkan, ada lima daerah di Indonesia berpotensi menjadi basis radikalisme cukup tinggi.
Kelima daerah itu, yakni Bengkulu, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Utara. Data daerah rawan radikalisme itu didapatkan berdasarkan hasil survei yang dilakukan BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di 32 provinsi. Survei nasional ini merupakan dari bagian upaya BNPT dengan memberdayakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) yang ada di 32 provinsi untuk mengetahui kondisi riil masyarakat tentang potensi radikalisme yang ada di masing-masing daerah.
”Ada lima daerah yang tidak kita duga sebelumnya, ternyata potensi radikalnya cukup tinggi,” kata Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius saat membuka seminar hasil survei nasional daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme di 32 provinsi di Indonesia 2017, di Jakarta, kemarin.
Suhardi menjelaskan, survei nasional ini juga untuk memotret secara lebih dekat tentang kemampuan masyarakat untuk menangkal perkembangan radikalisme tersebut agar tidak sampai berkembang di masyarakat.
”Secara khusus, survei nasional ini menguji beberapa variabel yang bisa dijadikan sebagai daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme, baik dalam dimensi pemahaman, sikap, maupun tindakan. Variabel-variabel tersebut yaitu kepercayaan terhadap hukum, kesejahteraan, pertahanan dan keamanan, keadilan, kebebasan, profil keagamaan, serta kearifan lokal,” terangnya.
Dia m enjelaskan, dari hasil survei yang melibatkan sebanyak 9.600 responden ini, terlihat sudah cukup memprihatinkan. Apalagi angka yang perlu di waspadai, yaitu angka 58 dari rentang 0-100.
”Artinya, memang paham (radikal) itu dengan seiring kemajuan teknologi informasi digital yang luar biasa, ternyata banyak sekali pengaruhnya. Dan itu banyak sekali variabelnya. Oleh sebab itu, de ngan melihat data hasil survei kita butuh peran serta dari 34 kementerian/lembaga terkait,” jelasnya.
Suhardi mengungkapkan, dari hasil temuan ini juga mengacu data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag).
”Kedua kementerian ini harus ikut bertanggung jawab. Kita selesaikan dan diskusikan bersama-sama di forum ini, apa yang mesti kita perbuat, program apa dari Kemendikbud dan Kemenag yang akan kita main kan, khususnya di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).
Karena hasil survei menunjukkan di tingkat itu yang mudah dicuci otak oleh kelompok radikal di media sosial,” katanya. Anggota kelompok ahli BNPT bidang agama Nazaruddin Umar menjelaskan, hasil survei ini menarik karena lima wilayah yang tidak pernah disangka sebelumnya ini justru menduduki posisi paling tinggi tingkat potensi radikal dan rendah daya tangkalnya di masyarakat.
”Apalagi penelitian yang di lakukan oleh BNPT dan The Nusa Institute dengan mengambil 9.600 responden dari 32 provinsi ini menarik untuk di ka ji. Mengingat margin errornya hanya 0,7% dan tingkat kepekaannya mencapai angka 91,5%. Jadi, ini sangat valid,” jelasnya.
Nazaruddin memaparkan, Bengkulu pada urutan pertama dengan angka 58,58% disusul Gorontalo 58,48%, Sulawesi Selat an 58,42%, Lampung 58,38%, dan Kalimantan Utara 58,30%.
Sementara Sulawesi Tengah yang wilayahnya pernah terjadi konflik, yakni di Poso justru berada di papan bawah. ”Jadi, hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat Poso pada umumnya sebenarnya tidak radikal. Namun, pend atangnya yang akhirnya isuisu dan faktor-faktor lain membuat Poso teridentifikasi radikal,” jelasnya. halaman ke-1 dari 2
  • 1
  • 2
Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

COMMENTS

Tulis Artikel
Warta 24 Indonesia
Warta 24 Indonesia
Nama

Edukasi,1,Lokal,3,Nasional,3,
ltr
item
Berita 24 Gorontalo: Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme
Lima Daerah Rawan Jadi Basis Radikalisme
https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2017/11/29/14/1261582/lima-daerah-rawan-jadi-basis-radikalisme-gac.jpg
Berita 24 Gorontalo
http://www.gorontalo.berita24.com/2017/11/lima-daerah-rawan-jadi-basis-radikalisme.html
http://www.gorontalo.berita24.com/
http://www.gorontalo.berita24.com/
http://www.gorontalo.berita24.com/2017/11/lima-daerah-rawan-jadi-basis-radikalisme.html
true
3898768647070778419
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy