Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi

Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi Yogyakarta (ANTARA News) - Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi dalam menge...

Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi

Yogyakarta (ANTARA News) - Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini, kata Direktur Sekretariat "South East Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting" Gatot Hari Priyowirjanto.
"Dalam sinergi itu antarnegara Asia Tenggara bisa saling mengadopsi pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk diterapkan di negaranya masing-masing," kata Gatot di sela seminar internasional "PAUD dan Pendidikan Keluarga" di Yogyakarta, Rabu.
Ia mengemukakan, Thailand telah memulai wajib belajar 15 tahun yang di dalamnya memasukkan PAUD. Anak usia dini diajak untuk bermain dan bermimpi menjadi ilmuwan sejak umur tiga tahun sehingga meningkatkan motivasi anak menjadi ilmuwan.
Karena itu, menurut dia, seminar internasional tersebut diharapkan menjadi media dialog tentang pengalama n dan praktik terbaik pelaksanaan PAUD dan pendidikan keluarga yang mendukung peningkatan pembangunan manusia di kawasan Asia Tenggara.
"Seminar internasional juga diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan komitmen kerja sama antarpemangku kepentingan PAUD dan pendidikan keluarga serta memperluas akses pelaksanaan pendidikannya," kata Gatot.
Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Harris Iskandar mengatakan penyelenggaraan seminar internasional itu sekaligus menegaskan visi dan misi yang diemban SEAMEO CECCEP.
Visi SEAMEO CECCEP adalah menjadi pusat regional terdepan dalam penelitian, advokasi dan peningkatan kapasitas bidang PAUD dan pendidikan keluarga. Sedangkan misinya adalah meningkatkan komitmen regional dan global untuk kualitas PAUD dan pendidikan keluarga.
Menurut dia, prinsip dari dilaksanakannya kegiatan SEAMEO CECCEP adalah untuk kepentingan terbaik anak, sensitif buda ya dan gender, responsif sosial dan komunitas serta inklusif.
"Hal itu akan bermanfaat bagi anak, orang tua, keluarga, pemerintah, pengambil keputusan, para praktisi PAUD dan pendidikan keluarga, pengusaha dan lembaga-lembaga non-pemerintah lainnya," kata Harris.
Seminar internasional yang berlangsung hingga 17 November 2017 itu dihadiri 300 peserta terdiri atas praktisi pendidikan, akademisi dan pemangku kepentingan dalam bidang PAUD dari dalam dan luar negeri.

Editor: Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

COMMENTS

Tulis Artikel
Warta 24 Indonesia
Warta 24 Indonesia
Nama

Edukasi,1,Lokal,3,Nasional,3,
ltr
item
Berita 24 Gorontalo: Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi
Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara bersinergi
Berita 24 Gorontalo
http://www.gorontalo.berita24.com/2017/11/kementerian-pendidikan-di-asia-tenggara.html
http://www.gorontalo.berita24.com/
http://www.gorontalo.berita24.com/
http://www.gorontalo.berita24.com/2017/11/kementerian-pendidikan-di-asia-tenggara.html
true
3898768647070778419
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy